Problematika Fangirl: Kamu Cinta Indonesia Gak, Sih?

Juni 18, 2016

Source Image: google
#IniCurhat :p

Aku suka K-Pop sejak kelas 3 SD. Waktu itu idol K-Pop yang pertama kali kukenal adalah Super Junior, itu pun gara-gara temenku. Yap, emang saat itu K-Pop (terutama Suju) lagi booming-nya. Itu lho, era Super Junior - Mr. Simple. Nah, walaupun aku suka Suju (terutama lagunya, it's so ear catchy), tapi aku gak begitu nge-stan mereka kayak aku nge-stan boy/girlgroup sekarang.

Boygroup (sekaligus Idol K-Pop) pertama yang aku bener-bener stan adalah SHINee. Yap, aku shawol (atau lebih tepatnya: Former Shawol), dari awal aku udah kecantok banget sama magnae mereka (Re: Taemin sayang :v). Lama kelamaan, aku mulai nge-stan boygroup lain. Iya, boygroup, kan aku normal. Hehe.


Boygrop-boygroup yang aku find-something-interesting-on-them setelah SHINee bikin aku mulai melupakan status Shawol-ku. Sebut aku fangirl musiman, emang gitu kok. Oke, semua fangirl pasti pernah jadi fangirl musiman. Percaya, deh. Bohong kalau fangirl itu setia, buktinya bias gonta-ganti setiap detik //plak/saya setia, kok//

Setelah melewati beberapa puluh tahun sebagai K-Popers /plak/ canda, cuma empat tahun. Pas aku kelas 6 SD, aku mulai stan BTS. Yap, aku mulai jadi ARMY dan emang dari awal, mataku sudah tertuju pada seorang Jeon Jeongguk/anjayy. Yah, pokoknya aku menjadikan BTS sebagai ultimate fandom-ku dan Jungkook disini juga merupakan ultimate bias-ku. Alhamdulillah, semua itu bertahan hingga sekarang //tuh, kan. Aisha setia, kok/

Waktu kelas 6, aku punya temen yang... gimana, ya, ngejelasinnya? Pokoknya dia ini pratiotisme-nya tinggi (?). Yah, gak bisa dibilang gitu juga, sih. Anggap aja, gini. Temenku ini suka banget sama salah satu Boygroup Indonesia, sementara aku sendiri nge-fans-nya sama Boygroup Korea. Nah, waktu kelas 6, aku mulai belajar Bahasa Korea. Kenapa? Pertama, aku suka belajar bahasa. Kedua, aku mimpi bisa ketemu Oppa (Yeah, fangirl mana yang enggak mimpi begitu). Ketiga, aku pingin bisa nonton drama tanpa sub-title. Keempat..

Oke, cuma tiga doang. Kalo dilanjutin makin gak jelas soalnya.

Pokoknya aku sering fangirling-an di kelas. Kebetulan, ada temenku yang ARMY juga. Temen-temen sekelas juga respect kok sama kita yang ARMY. Yah, there is some yang suka ngatain BTS ini lah, BTS itu lah. Tapi segitu doang, berlebihan banget, kok.

Nah, selama fangirling-an ini. Temenku yang jiwa pratiotisme-nya tinggi(?)... oke, sebut saja Mawar. Mawar ini pernah nanya sama aku: "Kok, kamu suka Korea, sih? Emang apa bagunya?"

That's it. Pertanyaan ter-mainstream yang SELALU datang dari para non K-Popers.

Dikarenakan pertanyaannya, aku menjawab: "Ya.. karena menurutku, artis Korea itu keren. Lagu-lagunya juga enak. Pokoknya, ya, suka aja." And u know what, aku menyesal menjawab itu. Ya iyalah, setelahnya di langsung jawab: "Kenapa suka aja? Suka, kan, harus ada jawabannya. Aku pernah dengerin lagu-lagunya, tapi lagunya biasa aja, tuh."

Kira-kira begitu. Iya, dikau sudah dengerin lagunya, tapi sekilas doang (re: baru denger satu bait langsung dimatiin). Ya gimana dikau mau suka coba -_-

Nah, temenku yang kita sebut Mawar ini selalu nanya kepadaku setiap kali aku mulai nyanyiin/ngomongin/dengerin sesuatu yang berhubungan dengan Korea: "Kamu cinta Indonesia gak, sih?" "Sebenarnya kamu ini orang apa?" "Emang artis Indonesia jelek?" "Kamu mau jadi orang Indonesia atau Korea?"

Hell, yeah. Semua juga tahu kalau Aisha Zahrany Putri Noor itu berasal dari Indonesia. Dan siapa juga yang mau nyebut aku sebagai orang Korea kalau ngomong "Anyeong hasimnika" aja masih belepotan. Disini itu letak kelemahku. Kesel? Ya, pasti. Siapa, sih, yang gak kesel kalau digituin. Sebenarnya dikatakan kesel gak bisa, ya. Tapi: GEREGETAN.

Kalau udah gini, gimana mau jawabnya? Kalau mau jawab: "Aku cinta Indonesia, kok. Banget, malah." Dia akan bales: "Tapi kok, kamu kayaknya lebih support Korea dari pada Indonesia?" Terus kalau mau jawab: "Aku orang Indonesia. Artis Indonesia gak jelek, kok. Aku juga suka lagu-lagunya." Maka dia bakalan bales: "Orang Indonesia, kok, bisa ngomong Bahasa Korea?" atau "Tapi kok, kamu lebih suka ngomongin orang Korea?"

/Speechless/
Sepertinya saya harus duet dengan Raisa.
#LelahMenjalaniSemuaSerbaSalah

Percaya atau enggak, sebagian besar K-Popers pasti pernah ngalamin hal ini. Mau jawab ini salah, mau jawab itu salah. Lah maumu apa ya, mbak, mbak*geleng kepala.*

Tapi aku gak sepenuhnya marah sama si Mawar yang nanyain trap question kayak gitu setiap hari sama aku, kok. Aku ngerti, ini tuh cuma kesalah pahaman. Tapi masalahnya, kenapa cuma K-Popers doang yang ditanyain begini? Coba lihat para penggemar artis barat (No offense, ya. Cuma contoh doang, kok). Apakah mereka akan ditanyain: "Kok kamu suka artis barat? Gak cinta Indonesia, ya?". Pernah? Pernah, gak?

Mungkin pernah, tapi gak sebanyak yang K-Popers alami. English is an International language dan artis-artis barat menggunakan Bahasa Inggris untuk lagu-lagu mereka. Berbeda dengan artis Korea yang menggunakan Bahasa Korea (meskipun ada some english words-nya juga). Ujung-ujungnya, orang malah ngira itu Bahasa Cina.

Source Image: Google
Jadi disini aku mau meluruskan semua pernyataan yang salah kaprah soal K-Popers. Gak ada maksud menyinggung siapa pun. Ini cuma for fun doang, kok. Kalau ada yang tersinggung, mohon maaf*bow.*

   1. "Kamu cinta Indonesia gak, sih?"

Yang harus kalian ketahui dari kami (K-Popers Indo) adalah: Ya, kami cinta Indonesia. I mean, who the hell that wouldn't love their own country?

Kalau kalian akan membalas jawaban kami dengan balasan-balasan Mawar di atas, mungkin kalian harus baca lebih lanjut. Jangan salah sangka, meski kami suka mendengarkan lagu Korea, suka bicara/belajar Bahasa Korea, suka mengelu-elukan nama artis Korea, bukan berarti kami gak cinta sama Indonesia. Justru kami sangat mencintainya.

Mencintai, menyukai atau menggemari seseorang adalah the right of all human beings. Artinya, ketiga hal tersebut adalah hak setiap orang. Meskipun kami orang Indonesia, kami bebas mencintai/menggemari orang-orang dari negara lain. ASAL hal tersebut tidak menimbulkan dampak negatif bagi diri kita sendiri. Kalau kalian diperbolehkan menganggap kalau Justin Bieber atau Cameron Dallas itu ganteng, kenapa kami gak boleh menganggap Song Joong-Ki atau Lee Min-Ho ganteng? Kenapa malah kami yang disebut cinta Indonesia? Itu yang sukanya artis barat atau otaku gimana?

Think about it again, guys ^^.

   2. "Cinta Indonesia kok, suka banget belajar Bahasa Korea?"
Oke, ini pertanyaan paling ngeselin sebenarnya. Terutama buat aku yang SUKA BANGET belajar bahasa. Belajar bahasa itu lumrah kok, malah baik. Bahasa kan juga merupakan cabang ilmu penting di sekolah-sekolah yang juga termasuk mata pelajaran wajib di sekolah Indonesia, kan? Selain itu, bahasa juga merupakan alat komunikasi terpenting antar manusia. Tak ada bahasa, tak ada komunikasi. Ingat?

Sebenarnya belajar bahasa asing itu baik. Belajar bahasa bikin kita mudah berkomunikasi, melatih daya ingat dan berbagai pelajaran lainnya. Kalau kamu mau sekolah di luar negri, kamu harus bisa bahasa asing, ya kan?
Oke, memang sebagian orang akan jawab: "Kan aku udah bisa Bahasa Inggris." Hahaha... iya, kamu emang pinter Bahasa Inggris, tapi gimana kalau kamu terpaksa pergi ke negara-negara seperti Korea, Cina atau Jepang? Bukan bermaksud menyinggung, Bahasa Inggris bukanlah bahasa mayoritas yang jadi pelajaran wajib di negara-negara seperti 3 negara itu. Kalau mau pergi ke negara seperti itu, kamu harus pandai bahasa asli mereka karena sebagian warga negaranya mungkin masih awam dalam Bahasa Inggris.

"Kalau begitu, aku pergi ke negara Eropa aja."

Nah, ini juga salah. Iya, negara-negara di Benua Eropa emang pakai Bahasa Inggris sebagai salah satu bahasa utama. Tapi kalau kamu sekolah/kerja di sana gimana? Dalam kondisi liburan (nginap di hotel/villa), kamu bisa gunakan Bahasa Inggris karena staf disana pasti ngerti. Gimana dengan sekolah? Ketika sekolah di Prancis, pada akhirnya, kamu harus pandai berbahasa Prancis. Kenapa? Ya, karena guru yang mengajar itu past akan berbahasa Prancis juga, kan?

Oke, sepertinya aku harus berhenti. Takut blog-ku dibakar :v

Udah lumayan panjang juga, ya, posting-an ini. Semoga gak bosen bacanya //haha// dan semoga gak ada pihak yang tersinggung ketika membaca ini, ya. Maafkan curhat-an gaje-ku ini. Sekian dulu, ya. Kalau ada kritik/saran atau apapun silahkan komentar di bawah ^^

Eng... No hars words please. Banyak pembaca masih dibawah umur.
Mohon dimengerti ^^

#JusticeForFangirl (?)

You Might Also Like

17 comment[s]

  1. Aku suka K-POP dari kelas 2, tapi cuma Orange Caramel, Big Bang, dan SNSD. Waktu itu ada acara After School, terus aku muncul deh sama kakak aku. Seneng banget kakak aku. Aku sampe heran apa yang dia lakukan wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk... wajar lah, dek, namanya juga Fangirl ^^

      Hapus
  2. Aku suka K-POP pas kelas 4 SD, tapi aku cuman suka EXO Sama SNSD. Belajar bahasa Korea sih enggak. Terus pas kelas 6, suka lihat drama Korea "TO The Beautiful You" yang di Indosiar. Pas udah tamat, gk suka deh. Terus suka Aikatsu buanget sampe sekarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ku juga suka To The Beautiful You XD

      Hapus
    2. Weh weh weh, Kak Esa kok sama sama kek aku:v

      Hapus
  3. eh itu pi kok dipajang. Sha aku gak trima ((fangirlwarbegin)) #gak #justkidd :v

    BalasHapus
  4. Kenapa pengalamanku selalu dipajang disini... apakah pemilik blog ini bisa membaca pengalaman saya?? :'v aku juga sering ditanya2 gitu kak. Tapi masih mending ka Aisha sih. Masih ada temen lain yg kpopers. Aku mah, dikelas kpopers sendirian :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin aku berbakat jadi peramal, dek :v

      Hapus
  5. Kalau aku, sih, serba salah kak :"v
    Gini, aku itu Anime Lovers gitu. Saudara2 sepupuku juga Anime Lovers tapi Naruto doang (kayaknya), kebanyakan laki-laki
    Saat aku suka Kochimute, Miiko!, mereka bilang ada cerita cinta-cintaannya
    Saat aku suka Detektif Conan, dibilang kayak gitu juga :'v
    Woi, Naruto juga punya cinta-cintaan kali. Coba nonton The Last baru kapok :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf cuman curhat doang :v

      Hapus
    2. Sabar ya dek, aku juga serba salah kok.
      #MariDuetDenganRaissa

      Hapus
  6. Untung temenku gak ada yang tau KPop :v

    BalasHapus
  7. lha,temenku ada yang suka k-pop belum pernah ngalamin itu

    BalasHapus
  8. Dulunya, aku itu non K-Popers. Malah termasuk haters K-Popers. Benci banget dengerin temen2 yang ngomongin Korea. Tapi aku maklumi aja.
    Nah, beberapa bulan lalu temenku muterin lagu Ice Cream Cake-nya Red Velvet, jadi aku jatuh hati banget sama Korea.
    Sekarang aku fans beratnya RV, EXO, SNSD, dan GFriend

    BalasHapus
    Balasan
    1. Welcome to the Kpop! Once you JimIn you definitely can't JimOut! Kekeke~

      Hapus